Translate

Jenis Investasi Cocok Untuk Pekerja Kantoran

 
Investasi cocok untuk pekerja kantoran

Nirwana Tunggal
- Ketika pasar saham bergejolak, Anda mungkin merasa tergoda untuk bersembunyi di bawah meja dan tetap di sana sampai keadaan tenang. Tapi itu bukan strategi yang baik bagi kebanyakan orang. Jika memiliki sejumlah uang yang disisihkan untuk diinvestasikan dari hasil kerja di kantor maupun sebagai karyawan pabrik. Sekarang adalah saat yang tepat untuk memanfaatkannya. Ketika pasar turun, peluang besar mungkin muncul dengan sendirinya. Itulah peluang yang bisa Anda lakukan sekarang.

Investor cerdas akan memanfaatkan peluang ini dengan baik. Ada beberapa tips dan cara berinvestasi saat Anda berada di posisi pekerja kantor atau karyawan. Perlu Anda ketahui pasar saham memiliki potensi keuntungan yang besar namun bukan satu-satunya tempat untuk mencari investasi yang berpotensi tumbuh dalam jangka panjang.

Masih banyak jenis investasi yang bisa Anda pilih di luar sana dengan kinerja yang lebih menjanjikan, yang tentunya sangat cocok bagi Anda sebagai pekerja kantoran dan karyawan. Terlebih Anda menginginkan jenis investasi jangka panjang yang sesuai dengan situasi dan profil risiko Anda saat ini.

Sebelumnya Anda pasti tahu definisi pekerja adalah tenaga kerja yang dilakukan orang untuk orang lain. Ada berbagai macam tipe pekerjaan, seperti karyawan toko, perusahaan, dan lain sebagainya. Dari hasil kerja tentunya akan mendapatkan upah atau gaji secara rutin setiap bulannya. Daripada hanya menabung dan tidak mendapatkan selisih keuntungan dari uang yang dimilikinya. Jangan lupa untuk mempertimbangkan jenis investasi yang cocok untuk pekerja Kantoran dan karyawan seperti Anda.

Ketika Anda memilih untuk berinvestasi, ini akan membantu mengelola uang dengan lebih efisien dan menghasilkan lebih dari sekadar tabungan biasa di bank. Misalnya, dengan gaji setiap bulan digunakan untuk menabung sebesar 30% dari total gaji yang diperoleh. Namun, ada banyak potongan administrasi di bank yang terkadang lebih besar dari bunga tabungan. Tentu saja, jika dilihat dari sisi itu, mungkin tidak tepat untuk mengatakan pilihan yang baik.

Pemahaman tentang investasi ini akan sangat membantu Anda mengambil keputusan yang tepat dan sesuai dengan aliran gaji yang Anda dapatkan setiap bulan. Nantinya Anda akan bisa mengefisienkan Cold Money (Keuangan) yang dimiliki sehingga bisa berkembang dan profit lebih jauh lagi. Lalu untuk pekerja kantoran seperti Anda, Jenis investasi mana yang menjadi pilihan cocok juga merupakan hal yang baik untuk dilakukan. Berikut ulasannya.

Jenis Investasi yang Cocok untuk Pekerja Kantoran dan Karyawan
  1. Investasi Emas
  2. Investasi Reksadana
  3. Investasi Tabungan Berjangka
  4. Investasi P2P Lending
  5. Investasi pada Surat Utang Negara
  6. Investasi pada Deposito
Penjelasan

1. Emas
Pilihan jenis investasi pertama yang cocok untuk pekerja kantoran dan karyawan adalah jatuh pada instrumen emas. Mengapa? Investasi emas telah menjadi instrumen yang aman dan risikonya sangat minim. Tentu saja return to risk ratio sebanding dengan semua jenis investasi. Namun semua itu merupakan dasar pertimbangan untuk dipahami. Sedangkan jika Anda hanya fokus pada investasi emas jangka pendek, hal itu lebih pada Saving Value For Money, bukan mengembangkan keuangan. Apalagi dilihat dari pengertian yang lebih luas tentang investasi itu sendiri.

Sebaliknya, jika Anda memilih untuk menyimpan emas untuk jangka panjang, itu bisa menjadi pilihan terbaik untuk mengembangkan keuangan Anda. Tentu saja karena harganya selalu naik setiap tahunnya. Yang lebih menarik di era modern sekarang ini adalah Anda bisa menyimpan emas dalam bentuk fisik atau tabungan.

Tidak menarik dari mana? Berbagai platform simpanan emas dalam bentuk tabungan saat ini sedang booming. Mengapa? Karena yang ditawarkan layanan ini adalah kamu bisa menabung emas dengan nominal kecil, mulai dari Rp. 10.000 saja. Sangat cocok untuk pekerja kantor dan swasta sebagai tabungan wajib bulanan bahkan harian.

Misalnya, Anda bisa mencoba mengalokasikan dana 5% - 10% dari total gaji untuk berinvestasi emas. Pada titik ini, Anda mungkin berpikir betapa menariknya peluang ini untuk meraih dan menyimpan keuntungan besar jika telah melakukan selama beberapa bulan sebelumnya.

Hal Lain yang Perlu Diketahui Tentang Investasi Emas?  Tips & Cara Berinvestasi Emas yang Mudah dan Aman. klik disini
2. Reksadana
Sebagai pekerja kantoran dan karyawan, tentunya hanya punya sedikit waktu. Apalagi biasanya orang yang sudah terlanjur sibuk dengan dunia kerja akan malas memikirkan hal lain yang dianggap malah membingungkan dan ribet. Nah, di sinilah cocok untuk Anda memilih jenis investasi tanpa harus repot mengurusnya.

Maka berinvestasi di reksadana adalah hal yang tepat untuk Anda lakukan. Dengan memilih reksadana sebagai pilihan investasi, Anda hanya perlu menyetorkan uang yang didalamnya terdapat apa yang disebut Manajer Investasi (MI) yang menjalankan uang sekaligus orang yang bertanggung jawab mengelola kemana uang tersebut harus didistribusikan sesuai profil yang Anda pilih.

Apa itu MI (Manajer Investas)
Merujuk pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 10/POJK.04/2018 tentang Pelaksanaan Tata Kelola Manajer Investasi. Manajer Investasi adalah pihak yang mengelola Portofolio Efek untuk nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah, kecuali perusahaan asuransi, dana pensiun, dan bank yang melakukan kegiatan usahanya sendiri berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Apa Saja Tugas Manajer Investasi
 
° Mengelola aset nasabah
Bertugas mengelola dana semua nasabah reksadana dan mengalokasikan dana tersebut yang sesuai dengan jenis reksadana yang dipilih.
 
° Memilih dan memutuskan instrumen investasi yang akan dibeli
Bertugas memilih dan mengambil keputusan mengenai saham, obligasi, deposito atau surat berharga yang akan dibeli. Semua keputusan investasi ini dibuat oleh MI berdasarkan data dan analisis yang dipertimbangkan dengan cermat.
 
° Membuat dan keputusan menjual atau melepas instrumen investasi
Bertugas memutuskan kapan waktu yang tepat untuk menjual atau melepas saham/obligasi yang kinerjanya buruk. MI bekerja dengan baik untuk memastikan bahwa portofolio investasi yang dikelolanya dapat menghasilkan kinerja laba (Keuntungan) yang memuaskan bagi investor.
 
° Melaporkan hasil investasi
Bertugas membuat laporan dan menyampaikan hasil investasi yang telah dikelola. Laporan ini dapat dilihat melalui aplikasi Manajer Investasi yang menjadi pilihan Anda. Misalnya nilai rata-rata unit investasi, berapa unit yang dimiliki, berapa harga dan persentase keuntungan investasi dan sebagainya. Semuanya lengkap untuk Anda ketahui pada kinerja reksadana yang Anda pilih.

Itulah tugas-tugas pokok Manajer Investasi yang setidaknya perlu Anda ketahui sebelumnya berinvestasi pada reksadana.

Lebih lanjut mengapa pekerja kantoran cocok berinvestasi di reksadana. Tentu kemudahan dan kenyamanan yang didapat. Mungkin pada awalnya Anda memilih instrumen apapun yang Anda inginkan seperti forex, saham, obligasi, dan sebagainya di reksadana. Apapun pilihannya nanti, manajer investasi akan mendistribusikan uang sesuai dengan slot yang Anda pilih. Menariknya bunga reksadana lebih tinggi jika dibandingkan dengan bunga deposito.

Ketika memilih untuk berinvestasi di reksadana, Anda memiliki pendapatan yang stabil yang dapat menjadi sumber pasokan dana investasi yang tetap. Maka investasi ini sangat cocok untuk Anda sebagai pekerja kantoran. Selanjutnya, hanya perlu melakukan setoran bulanan secara rutin.

Ambil contoh jika setiap bulan Anda mengalokasikan Rp. 500.000 selama 10 tahun, maka uang tersebut akan bertambah dengan sendirinya. Nilainya juga meningkat tanpa disadari. Meskipun harga satuan bisa turun sewaktu-waktu, nilai NAB (Nilai aktiva bersih) bisa berfluktuasi, tetapi dalam jangka panjang, Anda tidak akan mendapatkan apa pun selain yang disebut untung (Keuntungan).

Apa saja jenis-jenis reksadana
  • Reksadana saham
  • Reksadana campuran
  • Reksadana obligasi
  • Reksadana pasar uang
  • Reksadana terstruktur
  • Reksadana terproteksi (Capital protected fund)
  • Reksadana dengan penjaminan
  • Reksadana indeks
  • Reksadana sektor rill
  • Reksadana penyertaan terbatas
  • Reksadana syariah
  • Reksadana konvensional dan syariah
  • Dan lain sebagainya
Beberapa pilihan platform investasi reksadana
  • Bibit
  • Bareksa
  • Ajaib
  • IPOT
  • Tanamduit
  • POEMS ID
  • Tokopedia
  • Bukalapak (Bukareksa)
  • Invisee
  • Raiz
Itulah beberapa jenis dan platform reksadana yang tersedia, untuk sekadar mengenal dan mengetahui reksadana yang akan menjadi pilihan Anda nantinya.

3. Tabungan berjangka
Investasi yang cocok untuk pekerja kantoran dan karyawan selanjutnya adalah tabungan berjangka. Bagi sebagian orang, menganggap tabungan berjangka sama dengan deposito. Padahal keduanya tentu berbeda.

Tabungan berjangka pada dasarnya sama dengan sistem tabungan di bank. Bedanya, tabungan berjangka memiliki jangka waktu (periode) tertentu yang telah ditetapkan di awal. Kebijakan masing-masing bank juga berbeda-beda.

Namun, biasanya tabungan berjangka dapat dipilih dan tersedia untuk 1 tahun hingga 20 tahun kedepan. Jadi, Anda bisa memilih jangka waktu tabungan sesuai dengan target dan tujuan penyimpanan. Ambil contoh ketika Anda ingin menabung untuk membeli barang kendaraan dan lainnya yang diinginkan

Perkirakan berapa anggaran yang dibutuhkan dan hitung jumlah setoran bulanan atau jangka waktu yang Anda inginkan. Sebagai informasi saja, besaran setoran untuk tabungan berjangka ini adalah tetap setiap bulannya. Sistem juga akan langsung memotong dana yang tersimpan di tabungan Anda.

Ingat ! Jika Anda mengalami terlambat (keterlambatan) membayar tabungan berjangka, program yang Anda pilih akan otomatis berhenti. Jadi, pastikan memiliki dana yang lebih di tabungan untuk pengambilan setoran disetiap bulannya.

Berikut ini adalah pilihan produk tabungan berjangka dari sejumlah bank besar di Indonesia yang dapat Anda sesuaikan dengan tipe kepribadian masing-masing.

° Bank Mandiri
Pertama dari salah satu bank BUMN memiliki produk tabungan berjangka bernama Mandiri Tabungan rencana (MTR). Bank Mandiri menargetkan produk ini bagi nasabah first jobber berusia sekitar 18-35 tahun, nasabah payroll Mandiri, ibu rumah tangga, dan pelajar.

° Bank BRI
Kedua, Bank BRI memiliki produk tabungan berjangka bernama Britama Plan. Produk ini terdiri dari dua jenis yaitu plan A dan plan B. Secara umum syarat dan keuntungan yang ditawarkan oleh kedua plan ini mirip. Perbedaannya adalah Plan A dikenakan premi asuransi sebesar 6% dari setoran bulanan tetap, sedangkan di Plan B premi asuransinya gratis.

° Bank BNI
Bank BNI juga memiliki produk tabungan berjangka dengan nama BNI Tapenas (Tabungan Perencanaan Masa Depan). Untuk pembukaan rekening sendiri BNI Tapenas dikenakan biaya pengelolaan atau administrasi rekening sebesar Rp. 18.000 atau US$ 3 per akun/tahun (dibebankan pada akhir tahun).

° Bank Danamon
Bank Danamon mengeluarkan produk tabungan berjangka bernama Tabungan Cita2Ku. Suku bunga yang ditawarkan Danamon untuk produk ini relatif tinggi jika dibandingkan dengan produk tabungan berjangka di bank lain. Namun, pilihan tenor tabungan lebih sedikit dari bank lain.

Danamon sendiri mengenakan denda 0,5% bagi nasabah yang menutup rekening kurang dari 2 tahun. Dan bagi nasabah yang mengambil jangka waktu tabungan 1 tahun akan dikenakan denda jika penutupan kurang dari waktu tersebut.

°CIMB Niaga
Produk tabungan berjangka CIMB Niaga bernama Tabungan Mapan (Tabungan Masa Depan). Kelebihan memilih tenor tabungan di CIMB Niaga lebih variatif karena ada jangka waktu mulai dari 5 bulan hingga 20 tahun. Tetapi, tabungan dengan tenor kurang dari 2 tahun tidak mendapatkan perlindungan asuransi.

4. P2P Lending
Pilihan investasi selanjutnya yang cocok untuk pekerja kantoran dan karyawan adalah P2P Lending (Peer to peer lending). Dalam beberapa tahun terakhir, investasi ini bisa dikatakan sedang booming, hampir semua orang membicarakannya dan ingin mencobanya. Semua itu karena berbagai penawaran dari P2P Lending menarik perhatian semua kalangan yaitu dari return yang tinggi.

Apalagi prosesnya tidak sulit. Hanya perlu mendaftar di platform P2P lending yang diinginkan. Siapkan dana yang ingin dipinjamkan dilanjut nantinya platform yang akan menjalankan dana tersebut. Dan dana yang telah disediakan oleh platform tersebut merupakan produk pendanaan yang telah lolos survey, karena tidak semua individu dan perusahaan dapat meminjam dana melalui P2P Lending. Ada syarat-syarat tertentu yang harus dilalui.

P2P Lending adalah jenis investasi yang menggunakan metode mempertemukan Peminjam dan Pemberi Pinjaman. Dalam hal ini dikelola oleh sebuah lembaga pengelola (Fintech) yang mempertemukan kedua pihak tersebut. P2P Lending adalah platform yang mempertemukan pemberi pinjaman dan peminjam secara online, yang telah memiliki jaminan keamanan terdaftar dan memiliki izin dari otoritas jasa keuangan (OJK).

Sederhananya investasi ini membawa Anda sebagai pemilik modal untuk memberikan pinjaman kepada pihak lain yang membutuhkan, baik itu individu maupun lembaga (perusahaan). Nantinya sebagai investor akan diuntungkan berdasarkan kesepakatan awal.

Pada proses ini, Anda mungkin sudah mengerti bahwa berinvestasi di P2P Lending akan sangat mudah dilakukan, aman, dan menghasilkan keuntungan tinggi. Menjadi seorang investor P2P Lending, Anda tidak perlu repot mencari peminjam sebab platform investasi sudah menyediakan produk berkualitas untuk Anda danai.

Dan setiap produk pendanaan yang tersedia dilindungi oleh asuransi. Namun perlu Anda ketahui bahwa tidak semua pendanaan yang tersedia 100% diasuransikan. Tetapi disesuaikan dengan tingkat pendanaannya asuransi yang diberikan dari 20% hingga 100%. Jadi jika ingin aman, pilihlah pendanaan dengan risiko rendah namun sebanding dengan keuntungannya. Mau keuntungan tinggi? maka pilihlah produk dengan yang sebanding dengan risikonya.  Ingat "High Risk and High Return. low risk and low return".

Bagaimana apa Anda siap menjadi salah-satu pendana (Investor) di P2P Lending? Imbal hasil yang diberikan jauh lebih tinggi dari bank konvensional yang ada loh. P2P Lending memberikan imbal hasil berkisar dari 18% sampai 30% pertahun. Wow !

Berikut Beberapa Pilihan P2P Lending yang Bisa Anda Coba dan Tentu Sudah Berizin dan Terdaftar OJK.
  • P2P Lending Ethis
  • P2P Lending Alami Sharia
  • P2P Lending Investree
  • P2P Lending Ammana.id
  • P2P Lending Amartha
  • P2P Lending Danamas
  • P2P Lending Modalku
  • P2P Lending Koinworks
  • P2P Lending TaniFund
  • P2P Lending Akseleran
  • P2P Lending Asetku
  • P2P Lending Mekar
  • P2P Lending KLIKACC
  • P2P Lending Gandeng Teman
  • P2P Lending Findaya
  • P2P Lending Kredit Pintar
Fintech (Aplikasi) P2P Lending yang telah disebutkan dapat dicabut izin usahanya sewaktu-waktu oleh OJK karena beberapa faktor tertentu. Jadi yang perlu diingat adalah tidak ada salahnya selalu hati-hati dalam memilih P2P Lending yang akan Anda digunakan.

Mau Tau Seberapa Menjanjikannya Investasi P2P Lending? Klik disini

5. Surat Utang Negara
Investasi yang cocok untuk pekerja kantoran dan karyawan termasuk salah satu jenis investasi terbaik dan sangat menjanjikan khususnya di Indonesia. Bentuk Investasinya adalah Surat Utang Negara yang telah berhasil menarik minat masyarakat dari dulu hingga sekarang. Program ini telah berdiri dan berjalan selama beberapa puluh tahun dan selalu sukses di pasar.

Tidak jarang banyak generasi milenial yang membidik SUN sebagai media investasinya. Ketika Anda bekerja sebagai pekerja kantor (Kantoran), Anda harus benar-benar mempertimbangkan investasi ini. Anda dapat menggunakan periode pembelian terbatas setiap tahun untuk menabung terlebih dahulu.

Meskipun hanya bisa berinvestasi di SUN dari nominal yang terbatas (Kecil), mengingat bunganya lebih tinggi dari deposito, tidak ada salahnya menabung terlebih dahulu untuk bisa berinvestasi di sini. Setidaknya dalam 6 sampai 10 bulan Anda bisa menyisihkan dana untuk membeli SUN di tahun berikutnya. Mengingat keuntungan yang didapat nantinya yang setiap bulan ada penghasilan masuk selain dari Anda bekerja.

Jika Anda mau melakukannya, itu adalah langkah yang bagus. Dengan begitu uang dingin yang Anda miliki tidak akan sia-sia dan setiap bulan akan ada bunga yang masuk ke dalam tabungan Anda. Sistem SUN sangat mirip dengan deposito tetapi pengembaliannya lebih besar. Bagaimana? Anda tertarik?

6. Deposito
Deposito adalah uang yang disimpan dalam rekening. Deposito itu sendiri memiliki jangka waktu tertentu dimana uang di dalamnya tidak dapat ditarik oleh nasabah. Deposito baru dapat ditarik sesuai dengan tanggal jatuh tempo yang telah disepakati, deposito memiliki jangka waktu yang pada umumnya ditiap bank memiliki jangka waktu minimal 1 tahun. Namun di bank digital bisa lebih singkat atau kurang dari 1 tahun bahkan ada yang bisa melakukan deposit hanya beberapa minggu dan beberapa bulan saja.

Dilihat dari sistem tabungannya sendiri, ini akan sangat cocok untuk pekerja kantoran atau karyawan dimana ini adalah salah satu investasi klasik yang banyak dipilih orang. Tidak hanya pegawai (pekerja kantoran) bahkan banyak pengusaha dan pejabat negara sering memiliki simpanan di bank tertentu. Jenis investasi ini selain cocok untuk pekerja kantor juga kemungkinan cocok untuk pelajar dan mahasiswa.

Deposito adalah pilihan terbaik bagi siapa saja yang tidak ingin repot memikirkan strategi saat berinvestasi. Apalagi harus mempelajari indikator tertentu seperti pada investasi saham yang bagi sebagian orang cukup memusingkan. Dalam investasi deposit (Deposito), Anda hanya perlu memasukkan sejumlah uang untuk deposit dan memilih jangka waktu tertentu sesuai keinginan.

Setiap bulan, Anda hanya perlu menunggu bunga masuk ke rekening. Bahkan ketika Anda bekerja, uang deposit sebenarnya bekerja untuk Anda, bukankah itu keren? Sayangnya, bunga deposito relatif kecil jika modal yang didepositkan minim. Bahkan bunganya kurang berasa tapi ingat itu sangat aman untuk dilakukan.
Dari beberapa pilihan investasi yang cocok untuk pekerja kantoran dan karyawan di atas, mana yang paling ingin Anda coba? Jangan hanya terbawa suasana. Anda tentu memiliki cita-cita sendiri yang tidak harus disamakan dengan orang lain. Sesuaikan dengan besaran gaji, target investasi, dan kondisi Anda saat ini.

Pada intinya, Anda belajar berinvestasi agar uang itu dapat bekerja ketika Anda sudah tua nanti. Saat dimana usia lanjut Anda tidak perlu khawatir dengan penghasilan. Jika Anda seorang pemula, satu-satunya saran adalah memulai dengan investasi emas yang stabil, risiko minimal, tetapi dengan keuntungan yang akan terus meningkat seiring harga emas yang terus naik setiap tahunnya.

Baca juga :

Posting Komentar